Senin, 04 Februari 2013

ASAM KARBOKSILAT dan ESTER



ASAM KARBOKSILAT
Konsep Dasar
  • Asam karboksilat disebut juga golongan asam alkanoat, sedangkan ester disebut juga golongan alkil alkanoat.
  • Asam karboksilat dan ester berisomer fungsi karena keduanya mempunyai rumus umum yang sama, yaitu CnH2nO2, tetapi berbeda gugus fungsinya. Asam karboksilat (-COOH), ester (-COOR’)
  • Keduanya mempunyai sifat fisika dan sifat kimia yang berbeda.

Tata Nama Asam Karboksilat
  • Penamaan sistem IUPAC menggunakan nama alkana di mana akhiran –a diganti –oat dan dengan menambahkan kata asam di depannya.

CH3-CH2-CH2-CH2-COOH
Asam pentanoat



 Asam 3-metilbutanoat

 

Beberapa Asam Karboksilat Bervalensi Dua
No.
Rumus Struktur
Nama IUPAC
Nama Trivial
1
HOOC-COOH
Asam etanadioat
Asam oksalat
2
HOOC-CH2-COOH
Asam propanadioat
Asam malonat
3
HOOC-(CH2)2-COOH
Asam butanadioat
Asam suksinat
4
HOOC-(CH2)3-COOH
Asam pentanadioat
Asam gluarat
5
HOOC-(CH2)4-COOH
Asam heksanadioat
Asam adipat
6
HOOC-(CH2)5-COOH
Asam heptanadioat
Asam pimalat



Sifat-Sifat Asam Karboksilat
Sifat-Sifat Fisika
1. Wujud
Pada temperatur kamar, asam karboksilat yang bersuku rendah adalah zat cair yang encer, suku tengah berupa zat cair yang kental, dan suku tinggi berupa zat padat yang tidak larut dalam air.
2. Titik didih dan titik leleh
Td dan Tl asam karboksilat relatif tinggi karena kuatnya tarik menarik antarmolekul. Bahkan, lebih tinggi dari alkohol yang bersesuaian.
3. Kelarutan
Asam karboksilat suku rendah dapat larut dalam air, tetapi asam karboksilat suku yang lebih tinggi sukar larut air.
4. Daya hantar listrik
Asam karboksilat dapat terionisasi sebagian dalam air, sehingga termasuk senyawa elektrolit lemah.
R-COOH  ⇋  R-COO-  +  H+

Rumus Struktur
T d
Rumus Struktur
T d
H-COOH
101
CH3-CH2-CH2-COOH
163
CH3-COOH
118
CH3-CH2-CH2-CH2-COOH
187
CH3-CH2-COOH
141



Sifat-Sifat Kimia
1. Ikatan Kimia
Asam karboksilat mempunyai ikatan hidrogen sesamanya dan dapat berikatan secara ikatan hidrogen dengan molekul air.
2. Kepolaran
Asam karboksilat mempunyai gugus hidroksil yang bersifat polar sehingga asam karboksilat bersifat polar.
3. Kereaktifan
Kereaktifan asam karboksilat merupakan asam lemah dan makin lemah untuk suku yang lebih tinggi.


  Reaksi-Reaksi Asam Kaboksilat
1. Reaksi dengan Basa (penyabunan/saponifikasi)
R-COOH  +  NaOH →  R-COONa  +  H2O


2. Reaksi esterifikasi
R-COOH  +  R’-OH   →    R-COOR’  +  H2O


3. Reaksi dengan PCl5
R-COOH + PCl5 → R-CO-Cl + POCl3 + HCl


4. Reaksi dengan NH3
R-COOH + NH3 → R-CONH2 + H2O
 5. Reaksi dengan Cl2
CH3-CH2-COOH + Cl2 → R-CHCl-COOH + HCl



Kegunaan Asam Karboksilat
1. Asam asetat
  •   Dalam industri, sebagai bahan baku sintesis serat dan plastik.
  •   Dalam laboratorium, sebagai pelarut dan sebagai pereaksi.
  •   Larutan asam asetat dengan kadar 3-6 % disebut cuka makan.
2. Asam oksalat
  •   Terdapat dalam daun bayam dan buah-buahan, bentuk senyawanya sebagai garam natrium atau kalsium.
  •   Menghilangkan karat dan bahan baku pembuatan zat warna
  •   Mengasamkan minuman, permen, dan makanan lain.
  •   Digunakan dalam fotografi, keramik, penyamakan, dan proses produksi lainnya.

ESTER
Berdasarkan susunannya, ester terbagi atas tiga golongan, yaitu sari buah-buahan, lemak atau minyak, dan lilin.
1. Sari buah-buahan, yaitu ester dari alkohol suku rendah atau tengah.
Contoh Ester Sari Buah-Buahan
Nama Senyawa
Aroma
Nama Senyawa
Aroma
Etil format
Rum
Metil butirat
Apel
n-amil asetat
Pisang
Etil butirat
Nanas
Isoamil asetat
Buah pir
n-propil butirat
aprikot
n-oktil asetat
Jeruk manis



2. Lemak dan minyak, yaitu ester dari gliserol dan asam karboksilat suku tengah atau tinggi.
Lemak adalah ester yang terbentuk dari gliserol yang asam karboksilatnya jenuh (memiliki ikatan tunggal), sedangkan minyak asam karboksilatnya tak jenuh (memiliki ikatan rangkap).

3. Lilin (waxes), yaitu ester dari alkohol suku tinggi dan asam karboksilat suku tinggi
C15H31-COO-C30H61                                                H51-COO-C30H61
(mirisil palmitat/lilin tawon)                       (mirisil serotat/lilin carnauba)

Tata Nama Ester
No.
Rumus Struktur
Nama IUPAC
Nama Trivial
1
H-CO-O-CH3
Metil metanoat
Metil formiat
2
CH3-CO-O-CH3
Metil etanoat
Metil asetat
3
CH3CH2-CO-O-CH2CH3
Etil propanoat
Etil propionat
4
CH3 (CH2) 2-CO-O-CH3
Metil butanoat
Metil butirat
5
CH3 (CH2) 3-CO-O-CH2CH3
Etil pentanoat
Etil valerat

Sifat-Sifat Fisika
1. Wujud
Ester bersuku rendah berwujud cair encer, ester bersuku tengah berwujud cair kental, ester bersuku tinggi berwujud padat.
2. Titik didih dan titik leleh
Td dan Tl rendah karena tidak memiliki ikatan H.
3. Kelarutan
Ester bersuku rendah sedikit larut, sedangkan ester bersuku tinggi makin mudah larut.
4.  Daya Hantar Listrik
Merupakan senyawa nonelektrolit

Sifat-Sifat Kimia
  1. Tidak terdapat ikatan H, tetapi ada ikatan van der Waals.
  2. Senyawa bersuku rendah sedikit polar, sedangkan senyawa bersuku tinggi hampir nonpolar
  3. Ester kurang reaktif.
Reaksi-Reaksi Ester
1. Proses hidrolisis dalam suasana asam
R-COO-R’  +  H2O →  R-CO-OH  +  R’-OH



2. Proses hidrolisis dalam suasana basa
R-COO-R’  +  OH- →  R-CO-O-  +  R’-OH


Kegunaan Ester


  1. Ester yang berasal dari buah-buahan digunakan untuk aroma (essence) pada makanan.
  2. Ester lemak untuk membuat mentega, margarin, dan sabun.
  3. Ester lilin digunakan untuk mobil dan batik, dapat diperoleh dari tawon, daun palma Bracillia.

HALOALKANA



 Haloalkana adalah senyawa turunan alkana di mana salah satu atom H diganti dengan atom halogen (F, Cl, Br, I).
Tata nama haloalkana menurut IUPAC :
  1. Rantai induk merupakan rantai terpanjang yang mengikat atom halogen.
  2.  Penomoran dimulai dari ujung di mana atom halogen mendapatkan nomor terkecil.
  3.  Nama depan adalah nama halogen dan nama belakang adalah nama alkananya.
  4.   Jika lebih dari satu atom halogen sejenis maka nama depan nama halogen diberi awalan di, tri, tetra, dan seterusnya.
  5.   Jika terdapat lebih dari satu jenis halogen, penomoran didasarkan atas tingkat keaktifannya (F, Cl, Br, I) dengan penulisan nama berdasarkan urutan abjad.
Contoh :
CH3-CHCl-CH2-CH2 ( 2-klorobutana)

Disamping alkil halide yang hanya mengandung satu atom halogen, kita juga mengenal turunan-turunan alkana yang mengandung atom halogen lebih dari sebuah.
CH2Cl2                                     metilen klorida (dikloro metana)
CH2Br – CH2Br                       etilen bromide (1,2- dibromo etana)
CHCl3                                      kloroform  (trikloro metana)
CHI3                                        iodoform (triiodo metana)
CCl4                                         karbon tetra klorida (tetrakloro metana)
CCl2F2                                     freon (diklorodfluoro metana)
CF2=CF2                                 tetrafluoro etena

Sifat-sifat haloalkana:
1). Sifat Fisika
1.        Memiliki titik didih lebih tinggi daripada alkana asalnya. Makin panjang rantai karbon makin tinggi titik didihnya.
  1. Pada suhu kamar haloalkana rantai pendek berwujud gas, sedang haloalkana rantai panjang berwujud cair sampai padat.
  2. Sukar larut dalam air
2). Sifat Kimia
  1. Dapat disubstitusi dengan suatu basa kuat.
  2. Dapat mengalami reaksi eliminasi membetuk alkena.
  3. Jika direaksikan dengan logam Na menghasilkan alkana dengan perpanjangan  rantai atom karbon dua kali semula (Sintesis Wurtz).
Atom-atom halogen pada alkil halide mudah disubstitusi atau eliminasi untuk menghasilkan senyawa-senyawa karbon lainnya. Dengan demikian, senyawa-senyawa alkil halide merupakan “jembatan” untuk mengubah bahan baku alkana (hidrokarbon) menjadi berbagai golongan senyawa organik.



c.       Kegunaan Haloalkana
1)       Kloroform (CH3CI3) : wujud cair, berbau, mudah menguap, mudah terbakar dan membius, sukar larut dalam air tapi mudah larut dalam alkohol atau eter. Sering digunakan sebagai obat bius, tapi karena dapat merusak fungsi hati, maka diganti dengan halotan, 2-bromo-1,1,1-trifluoro-2-kloro etana.
2)       Iodoform (CHI3) : pada suhu kamar berwujud padat berwarna kuning, dapat melumpuhkan syaraf, biasanya digunakan sebagai zat antiseptik.
3)       Tetraklorometana (CCl4) : wujud cair, merupakan pelarut lemak/minyak sehingga banyak pada pencucian kering “dry cleaning”, selain itu digunakan sebagai bahan pemadam kebakaran.
4)       Freon (CCl2F2) : gas tidak berbau, tidak dapat terbakar dan tidak beracun. Biasanya dipakai sebagai pendingin (refrigerant) pada lemari es dan AC dan pengisi obat semprot (spray). Freon dapat mengikat ozon mengakibatkan lapisan ozon semakin menipis.
5)       TEL, sebagai senyawa anti knocking dan meningkatkan angka oktan bensin. Namun penggunaannya di negara maju sudah dilarang karena dapat mengakibatkan lapisan timbal tipis yang berbahaya bagi kesehatan.
                                           
 

Rabu, 07 November 2012

My Students 4MORSCHAFT

Ini dia siswa IIHS angkatan 4... Mereka menamakan angkatan mereka dengan 4MORSCHAFT yang artinya Persahabatan Abadi...
Semoga saja persahabatan mereka tetap abadi sama seperti nama angkatannya...

Ini foto waktu hari sabtu.. Pakaian seragam anak2 kalo hari sabtu pakai batik.. makanya semua pakai batik di foto ini... Waktu sabtu kala itu, aku bawa Nawwaf, jd dech nawwaf ikutan mejeng di foto ini.. hehehe

Nah, kalo ini anak2 cewek 4MORSCHAFT.. gmn cantik2 kan murid ku?? pastinya, karena gurunya juga ,, hehehe mulai dech narsisnya.. ;p
Kebetulan anak2 girls ini jadi anak wali saya di sekolah, alhamdulillah mereka anak baik2, pintar, dan ceria ;)

Ini waktu kita jalan2 ke Kebun Raya Bogor tepatnya di Rumah Orchid.. tuh di belakang banyak tanaman anggrek... Emang seru yah kalo ngikutin perjalanan kaya gini.. Indahnya menjadi GURU ;)

Love My Students \(^0^)/



PANCAKE LABU KUNING

Assalamualikum wr wb... wah wah wah.. saya udah lama nih ga nyentuh blog, ma'lum karena kesibukan yg sangat padat, hihihi (so' sibuk bgt yah???)...
Nah hari minggu kemaren kan libur tuh... srrreeeettt melirik di dapur ternyata ada labu kuning (bawa umi dr kampung).. yaaah sudah saya langsung punya ide mau di apakan labu kuning ini selain di kolak...
Taaaraaaaa.... akhirnya ide membuat PANCAKE LABU KUNING pun jalan...
Langsung browsing, dapet dech resep dari dapu umami.. tapi aku kreasikan dech.. ga ngikutin resep saakleknya...

Intip yuk bagaimana resepnya..

Bahan : 
200 gr labu kuning, kukus dan haluskan
150 ml susu cair
7 sdm gula pasir
2 btr telur
200 gr tepung terigu
5 sdm minyak goreng
1/2 sdt garam
1 sdt soda kue


Cara membuat :
1.Campur susu dan gula, aduk rata.
2.Tambahkan telur, labu dan tepung terigu. Tambahkan minyak goreng, soda kue dan garam, aduk rata.
3.Panaskan wajan anti lengket, tuang adonan, diamkan hingga bagian atasnya berpori, balik dan diamkan kembali sesaat, angkat.
4.Beri susu kental manis di atasnya dan taburi dengan keju parut, sajikan.

Dikarenakan saya tidak memiliki soda kue, karena di kulkas adanya TBM bekas saya bikin cake ubi, jadinya aku pake TBM dech...

Dan ini dia hasil nya... PANCAKE LABU KUNING ala chef Astri Bunda Nawwaf :)
Selamat mencoba \(^0^)/